OPINI

Belajar Dasar-Dasar Teknologi Kapal Laut dan Kapal Selam di Sains

^Tuhan-mu adalah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu^ (Q.S. Al Israa ayat ke 66)

Di Al Quran telah dijelaskan mengenai kapal laut yang bisa mengarungi lautan. Bahkan Nabi Nuh juga telah membuat kapal laut yang besar di atas gunung yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk melindungi dari banjir bandang. Nabi Nuh dan kaumnya pada waktu itu berhasil selamat dari bencana banjir tersebut. 

Masih hangat diingatan kita tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Semoga yang meninggal mendapat tempat di Surga dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan. 

Membicarakan tentang kendaraan untuk mengarungi lautan, tentu tak lepas dari kapal laut ataupun kapal selam. Pada umumnya untuk masyarakat kapal laut berfungsi sebagai alat pengangkutan laut yang sangat penting untuk menghubungkan antara satu pulau dan pulau yang lain. Kapal laut ini  dapat mengangkut muatan dalam jumlah yang sangat banyak dengan biaya murah. Di Surabaya sendiri, kita mempunyai pelabuhan Tanjung Perak. Di Pelabuhan tersebut kita bisa menjumpai kapal laut dari barbagai negara dan pulau yang lainnya dengan muatan yang banyak. Dengan kapal laut, harga barang-barang akan menjadi lebih murah dan jalanan tidak akan rusak oleh penggunaan truk yang melebihi muatan. 


Hukum Archimedes, landasan utama terciptanya kapal laut di dunia.

Pernahkah kalian melihat kapal laut yang berlayar? Saat melihat kapal laut sedang berlayar, pernahkah kalian bertanya-tanya: Mengapa angkutan kapal laut yang beratnya berton-ton bisa mengapung di lautan? Padahal, uang logam ataupun batu kerikil yang bobotnya sekian gram saja, langsung tenggelam saat kita lempar ke permukaan yang sama, Kecuali batu apung ya. 

Hukum Archimedes sejatinya merupakan prinsip fisika sederhana. Yakni, setiap benda yang tercelup baik keseluruhan maupun sebagian ke dalam air, maka benda tersebut akan menerima dorongan gaya ke atas hingga membuatnya terapung. Maka, prinsip tersebut kerap juga disebut prinsip daya apung.

Kapal laut dapat terapung, karena bagian dalam badan kapal laut dibuat berongga. Rongga ini berisi udara yang memiliki massa jenis lebih kecil daripada air. Dengan adanya rongga ini, massa jenis rata-rata badan kapal laut dapat dibuat lebih kecil daripada massa jenis air (ρbadan kapal < ρair). Dengan massa jenis badan kapal yang lebih kecil daripada massa jenis air itu, akan diperoleh berat kapal (W) lebih kecil daripada gaya ke atas (FA) dari air sehingga kapal laut dapat tetap terapung di permukaan air. Hal ini dapat ditemui pada pelajaran IPA/sains di sekolah, yaitu mengenai hukum Archimedes. Ini bisa kamu temui di pelajaran IPA terpadu kelas 8.

Archimedes, seorang tokoh Yunani kuno menyatakan bahawa, ^Jika suatu benda dicelupkan ke dalam sesuatu zat cair, benda itu akan mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut^.

Ketika suatu benda dimasukkan ke dalam air, ternyata beratnya seolah-olah berkurang. Peristiwa ini tentu bukan dimaksudkan ketika benda menjadi hilang, namun disebabkan oleh suatu gaya yang mendorong benda yang arahnya berlawanan dengan arah berat benda. Gaya ini disebut gaya apung atau gaya ke atas (FA), dan lazim dikenal sebagai gaya Archimedes. Gaya apung sama dengan berat benda (W) di udara dikurangi dengan berat benda di dalam air. Apa yang sudah dijelaskan mengapa kapal bisa terapung tentunya memenuhi prinsip Archimedes itu. Dari sini dapat disimpulkan bahawa hukum Archimedes dapat diterapkan bukan hanya benda terapung (W < FA) tetapi juga untuk khusus benda melayang (W =FA) dan tenggelam (W > FA) di air.

Lalu bagaimana dengan kapal selam? Tentu saja kapal selam juga menggunakan prinsip yang sama. Supaya bisa mengapung dam melayang di air laut maka massa jenis  kapal selam harus lebih kecil dari air. Itulah mengapa, kapal selam yang dapat mengapung dalam air laut tentunya punya resep rahasia. Rahasianya adalah terdapat sebuah bagian lambung kapal yang berisi rongga-rongga udara. Rongga-rongga udara ini bisa diatur sedemikian rupa agar kapal selam bisa melayang dalam air dan juga suatu saat bisa terapung di atas permukaan air. Bagian lambung tersebut yang menjadikan kapal seimbang dan mengapung di lautan ataupun bisa dibuat menyelam dan melayang dalam air laut.
 

Eksperimen di rumah ataupun di sekolah

Eksperimen ini sederhana sederhana, dan bisa dilakukan di rumah ataupun sekolah. Kalian hanya perlu menyiapkan mangkuk plastik atau wadah lain yang bentuknya serupa.

Jika sudah, letakkan mangkuk di atas permukaan air. Ini kalian bisa menggunakan air di bak. Maka, benda tersebut bakal mengambang dan mengayun-ayun mengikuti gelombang/pergerakan air.

Lalu, saat kalian menekan mangkuk secara perlahan ke dalam, air bakal memberikan reaksi berupa dorongan ke atas (W =FA). Sehingga, mangkuk tersebut tetap bisa mengapung. Kalian juga bisa menambahkan beberapa logam atau benda di atas mangkuk itu. Mangkuk itu masih bisa mengapung jika beban yang diberikan sedikit, tetapi jika semakin berat benda yang diletakkan di atas mangkuk maka mangkuk akan tenggelam. Seperti itulah yang terjadi pada kapal laut. 
 

Di dunia perkapalan modern, kapal merupakan pengangkutan yang terpenting bagi menjalankan berbagai aktivitas terutamanya unuk menjalankan aktivitas mengekspor dan mengimpor. Kapal juga digunakan sebagai bagian dari armada perang dalam pertahanan negara, misal kapal selam, kapal induk yang saat ini dipunyai oleh negara maju. 

Jika sudah lulus nanti,  kalian juga bisa membuat kapal laut ataupun kapal selam untuk dipakai di angkatan laut negara kita. Dari sini , kira-kira kalian tertarik kah untuk menjadi bagian tim yang akan memproduksi kapal laut dan kapal selam? Semoga salah satu dari siswa alumni SMP Taruna Jaya 1 nantinya bisa mewujudkan impiannya untuk membuat kapal laut ataupun kapal selam. 

Tuntasnya, dari sini manusia harus bersyukur atas kemajuan yang dihadapi pada zaman kini dan bersyukur atas pertolongan  Allah SWT yang telah memberikan jalan yang mudah bagi umat manusia untuk melakukan segala aktivitas di muka bumi ini.

Tatik Widowati, S.Si

Guru Sains


1. Zubaidah, Siti dan Mahanal, Susriyati dan Yuliati, Lia dan dkk, dkk (2017) Ilmu pengetahuan alam SMP / MTs kelas VIII semester II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta. ISBN 9786022823148

2. http://majalah1000guru.net/2013/07/prinsip-archimedes-newton-kapal-laut/

Tim Redaksi (TW), 06-05-2021

  1. Siasati Masa Pandemi, Gelar Aneka Lomba Daring
  2. Pendidikan Karakter Lewat Kegiatan Jumat Berkah
  3. Bangun Budaya Literasi, Coba Optimalkan Peran Perpustakaan
  4. Jumat Berkah, SMP Taruna Jaya Berbagi Nasi Kotak
  5. Meraih Impian Masuk SMA dan SMK Negeri dengan Prestasi Lomba
  6. Asesmen berbasis Kompetensi pada Ujian Praktik Daring Tahun Ajaran 2020-2021
  7. Berbagi Kebaikan dalam Jumat Berkah
  8. Rizky Amelya, Peraih Nilai AKM Tertinggi di SMP Taruna Jaya 1 Surabaya Mendapat Penghargaan dari MKKS Surabaya Utara
  9. Tingkatkan Kompetensi Guru dalam Teknologi E-Learning dengan Pelatihan Microsoft 365
  10. Sosialisasi Penggunaan Microsoft 365 Untuk Pembelajaran Daring di SMP Taruna Jaya 1 Surabaya
  1. Tidak Ada Yang Tidak Mungkin, Selama Kita Mencoba dan Berusaha
  2. Pameran Karya Virtual dengan Google Sites
  3. Belajar Dasar-Dasar Teknologi Kapal Laut dan Kapal Selam di Sains
  4. Games “Guess the Picture” Media Pembelajaran untuk Materi Descriptive Text
  5. Pegunungan Ditinjau dari Sains dan Al Quran
  6. Ramadhan 1442 H Penuh Berkah
  7. Shining Ramadhan
  8. Pocket Code dan Pocket Paint sebagai Media Belajar di Kelas Quantum
  9. Filosofi Semanggi dan Ilmu
  10. Mewaspadai Varian Baru Corona B117 dan D-dimer Pembekuan Darah Pasien COVID-19
  1. Jadwal PAT Kelas 7 dan 8 Tapel 2020-2021
  2. Lowongan Guru Bahasa Indonesia
  3. Jadwal Ujian Sekolah Daring, Tapel 2020-2021
  4. Lowongan Guru Bahasa Inggris
  5. Lowongan Tenaga Security dan Tenaga Kebersihan