OPINI

Ramadhan 1442 H Penuh Berkah

Kaum muslimin rahimakumullah, Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, karena umur kita telah disampaikan Allah untuk mengunjungi bulan yang paling mulia. Tidak lupa shalawat dan salam senantiasa kita tujukan pada junjungan kita manusia paling mulia, nabi besar Muhammad  shalaAllahu alaihi was salaam. 

Meskipun jalan menuju ramadhan tahun ini dipenuhi onak duri dan halang rintang yang tidak sedikit, hingga bulan Ramadhan ini hadir umat islam masih dihantui dan diuji oleh Allah dengan wabah Covid-19. 

Wahai saudaraku kaum muslimin, kenapa bulan Ramadhan ini disebut seutama utamanya bulan ? Jawabannya adalah karena Allah menghiasi bulan ini dengan berbagai keutamaan yang tidak kita dapati pada bulan-bulan lainnya. Diantara kemuliaan kemuliaan itu antara lain sebagai berikut : 
 

1. Keutamaan bulan Ramadhan yang pertama adalah di bulan ini Allah SWT menurunkan Al Quran.

Allah SWT berfirman :  Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benardan yang batil).  Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu,  agar kamu bersyukur. (QS. Al-baqarah : 185). 

Ibnu Katsir rahimakumullah mengatakan :

Allah SWT memuji bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya. Allah memilih Ramadhan sebagai waktu turunnya Al-Quran yang mulia. (Ibnu Katsir, Tafsir Al-Quran al-Azhim, 2/179;).  

2. Di bulan Ramadhan di dalamnya telah diturunkan juga kitab kitab sebelum Al Quran antara lain : 

a. Shuhuf Ibrahim 

b. Kitab Taurat 

c. Kitab Injil 

d. Zabur 

Sebagaimana telah diriwayatkan dalam musnad Imam Ahmad.

3. Di dalam bulan Ramadhan ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni dari bulan bulan lain selain Ramadhan. 
Allah SWT berfirman :

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam qadar.(1) 

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (2). 

Malam kemuliaan itu lebih baik dari pada seribu bulan.( 3). 

(QS. Al-Qadar ayat : 1-3) 


4. Di dalam bulan Ramadhan syaithan-syaithan di belenggu (dirantai), sehingga tidak mampu mengganggu manusia.  

Bersabda Rasulullah SAW : Ketika datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu Rahmah (Syurga) dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah syaithon-syaithon. (HR. Muslim ). 

5. Umrah pada bulan Ramadhan nilai pahalanya dilipatgandakan Allah SWT, seperti melaksanakan ibadah haji. 

Rasulullah Saw berpesan  kepada seorang wanita dari Anshor : 

Jika datang bulan Ramadhan maka berumrahlah, maka sesungguhnya umrah di dalamnya pahalanya dilipatgandakan seperti menunaikan ibadah  Haji. (HR. An Nasai).  


6. Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan iman dan ikhlas karena Allah, maka yang dia peroleh adalah menjadi manusia yang  bersih dari dosa-dosanya bagaikan seorang bayi yang baru lahir dari perut ibunya. Dan Allah SWT melipat gandakan perbuatan baik di bulan ini hingga 700 kali lipat disbanding bulan-bulan lainnya. 

Rasulullah SAW bersabada : 

Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah laluakan diampuni.  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760). 

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipat gandakan dengan sepuluh kabaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta ala berfirman : Kecuali amalan puasa. Amalan puasa terebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada bau minyak kasturi. ( HR. Muslim ).

Bulan Ramadhan adalah bulan shabar, bulan jihad, dan bulan datangnya pertolongan Allah SWT. Di dalam bulan mulia ini telah sempurna pertolongan Allah SWT pada saat perang Badar (17 Ramadhan 2 H), penaklukan kota Makkah (20 Ramadhan 8 H), Persiapan perang khandaq bulan Ramadhan 5H, kaum muslimin 3000 orang menghadapi pasukan multinasional 10.000 orang menggali parit 5.544 meter, lebar 4,62 meter dalamnya 3,234 meter dan sebagainya. Dan yang lebih mantab lagi di dalam bulan ini kaum muslimin banyak mendapat pertolongan  Allah dalam mencapai kemenangan melewati jejak sepanjang sejarah. 
Bulan Ramadhan adalah bulan thilawah Al quran, bulan saatnya mengeluarkan  zakat, bulan memakmurkan masjid, bulan saat yang tepat bertaubat kepada Allah, bulan saatnya berishlah di antara kaum muslimin, bulan silaturrahmi,  bulan saatnya memuliakan orang tidak mampu dan yang membutuhkan, bulan mensucikan lisan dan anggota badan, dan merupakan bulan saatnya memperbaharui iman  dan membersihkan hati. 
Memang benar pada bulan Ramadhan 1442 H ini terkandung banyak kemuliaan dalam segala amal. Tapi dalam bulan ini ada urusan yang lebih besar dan penting, yang dalam hati kami sebagai umat islam sangat berharap dapat menggapainya. Dan kita semua berharap Allah SWT mewujudkannya untuk kita kaum muslimin melalui tangan-tangan kita.   Dan Kita kaum muslimin sangat berharap dapat membuka jalan fikiran umat islam dan hati mereka pada bulan yang penuh dengan kemuliaan ini. 
Urusan yang besar itu adalah belum bersatunya kaum muslimin dan belum kembalinya kaum muslimin sebagai umat yang satu. Dalam kondisi (posisi) yang perkasa, kuat, meraih kemenangan. Dan Pada sisi yang lain mereka tetap berpegang teguh pada tali Allah SWT (yaitu Kitab suciNya) menegakkan agama,  dan berpegang dengan teguh risalah (kerasulan Muhammad SAW), dengan meneladani RasulNya dalam rangka membebaskan manusia dari kegelapan menuju cahaya Islam. 

Ramadhan di Masa Rasulullah SAW

 
Suasana Ramdhan di zaman Rasulullah SAW dipenuhi minimal oleh 3 hal, yaitu : ibadah, perjuangan dan taqarrub pada Allah SWT. Rasul SAW mendorong umat islam meningkatkan amal ibadah dan mengisi ramadhan dengan memperbanyak amal kebajikan. Tidak hanya meningkatkan ibadah shalat tarawih, membaca al Quran, sedekah, dzikir dan lainnya. Namun, Ramadhan di masa Nabi Saw, juga diisi dengan aktifitas jihad untuk memerangi orang kafir. Dan spirit ramadhan di masa nabi SAW masih hidup terus dihidupkan pada zaman Khulafaur Rasyidin.

Bulan Memperjuangkan Islam


Ramadhan adalah bulan yang paling utama, di dalamnya terdapat malam yang paling utama, tentu akan lebih sempurna jika diikuti dengan pendekatan pada Allah SWT dengan pendekatan yang paling utama. 

Syaikhul Islam ibnu Taimiyah menyatakan : 

Wajib menegakkan kepemimpinan, baik karena alasan menegakkan agama maupun pendekatan diri kepada Allah. Sebab sesungguhnya pendekatan diri kepada Allah dalam hal kepemimpinan ini, yaitu dengan menaati Allah dan RasulNya, adalah pendekatan yang paling utama kepada Allah. (Ibnu Taimiyah, Ay-Siyasah asy-Syariyyah, hal : 161 ).

 


Eko Yuli Priyanto, SP 

Guru PAI dan Imam Masjid At Tiin


Daftar Pustaka 

1. Ramadhan bulan Perjuangan, adi Victoria, al waie mei 2019 : 9

2. Syahru Ramadhan al mubarak, al waie Libanon, februari 1997 : 5

3. Misteri Bulan Ramadhan, Yusuf Burhanudin, 2007 : 28  


Tim Redaksi (TW), 16-04-2021

  1. Siasati Masa Pandemi, Gelar Aneka Lomba Daring
  2. Pendidikan Karakter Lewat Kegiatan Jumat Berkah
  3. Bangun Budaya Literasi, Coba Optimalkan Peran Perpustakaan
  4. Jumat Berkah, SMP Taruna Jaya Berbagi Nasi Kotak
  5. Berbagi Kebaikan dalam Jumat Berkah
  6. Rizky Amelya, Peraih Nilai AKM Tertinggi di SMP Taruna Jaya 1 Surabaya Mendapat Penghargaan dari MKKS Surabaya Utara
  7. Asesmen berbasis Kompetensi pada Ujian Praktik Daring Tahun Ajaran 2020-2021
  8. Tingkatkan Kompetensi Guru dalam Teknologi E-Learning dengan Pelatihan Microsoft 365
  9. Sosialisasi Penggunaan Microsoft 365 Untuk Pembelajaran Daring di SMP Taruna Jaya 1 Surabaya
  10. Menjalin dan Menjaga Silahturrahmi Lewat Jumat Berkah
  1. Games “Guess the Picture” Media Pembelajaran untuk Materi Descriptive Text
  2. Pegunungan Ditinjau dari Sains dan Al Quran
  3. Ramadhan 1442 H Penuh Berkah
  4. Shining Ramadhan
  5. Pocket Code dan Pocket Paint sebagai Media Belajar di Kelas Quantum
  6. Filosofi Semanggi dan Ilmu
  7. Mewaspadai Varian Baru Corona B117 dan D-dimer Pembekuan Darah Pasien COVID-19
  8. Gaess, Semangat Yuk, Sambut Ujian PTS dan PAS
  9. Games “Treasure Hunt” untuk Pembelajaran Kalimat dan Pemahaman Bahasa Inggris
  10. Wahai Guru dan Orang Tua, Yuk, Belajar dari Imam Syafii dalam Mengajar Siswanya
  1. Lowongan Guru Bahasa Inggris
  2. Lowongan Tenaga Security dan Tenaga Kebersihan
  3. Lowongan Guru Baru
  4. lowongan guru baru 2020
  5. PPDB Online SMP Taruna Jaya I