BERITA

SMP Taruna Jaya Luncurkan Penilaian Kinerja Online

Untuk pertama kalinya, SMP Taruna Jaya I Surabaya akhirnya berhasil meluncurkan sistem penilaian kinerja secara online. Bertempat di salah satu ruang kelas, telah digelar acara sosialisasi terhadap pemberlakuan sistem tersebut, pada hari Jumat (30/8) baru lalu. Dihadiri oleh hampir seluruh guru dan tenaga kependidikan yang ada di lingkungannya, acara sosialisasi aplikasi penilaian kinerja online kali ini, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Taruna Jaya Surabaya.

"Pada awal Agustus, Kepala Sekolah telah meminta kepada kami untuk memberlakukan struktur gaji yang baru. Di dalamnya terdapat pemberian tunjangan tidak tetap, yang terdiri dari tunjangan kinerja dan tunjangan prestasi. Untuk itu, kami dari Yayasan, kemudian bekerja keras dan cepat, agar dapat menciptakan mekanisme yang sesuai, sekaligus memenuhi harapan dari pimpinan sekolah," demikian ujar Yuniawan Heru S.,M.Si., selaku Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Taruna Jaya Surabaya.

Menurutnya, sistem ini dibangun bukan dengan tanpa alasan. Setidaknya, ada empat latar belakang yang mengawali pemberlakuan sistem penilaian kinerja tersebut. Pertama, melalui pemberlakuan sistem ini, diharapkan tujuan organisasi bisa tercapai, melalui upaya peningkatan kinerja kontributif. "Seseorang boleh hebat dan pintar, namun melalui sistem penilaian ini, kami hanya membutuhkan mereka yang kinerjanya bagus, dan mempersembahkannya untuk institusi sekolah. Seseorang bisa jadi merasa dirinya lebih pintar atau hebat, namun jika lingkungan organisasi tidak merasakan kontribusi atau dampak atas kehebatannya itu, maka sebenarnya, organisasi sekolah tidak sedang membutuhkan individu yang seperti itu," tukas Yuniawan Heru.

Kedua, pemberlakuan sistem penilaian kinerja online ini, merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap keberlangsungan struktur organisasi. Jadi melalui mekanisme ini, seorang Koordinator Lab. misalnya, maka ia akan dapat memiliki alat dukung. Setiap bulan, ia bisa menemani, membina, memantau, sekaligus menilai beberapa guru mata ajar yang berada di bawah Content Lab. yang dipimpin. 

Ketiga, sistem ini merupakan bentuk pemberian pengakuan dan penghargaan, berdasarkan kinerja kontributif. Dikatakan oleh Yuniawan Heru, melalui sub sistem ini, Yayasan sedang membudayakan pemberian apresiasi, berdasarkan capaian kinerja. "Jadi apa yang akan diperoleh dan dicapai oleh tiap orang akan berbeda, dan akan selalu tidak sama untuk setiap bulannya. Itu tergantung pada perolehan point kinerja masing-masing. Untuk itu, kami sediakan dua parameter yang telah dijabarkan melalui enam indikator penilaian," imbuh Ketua Pengurus.

Keempat, Yayasan berusaha untuk menciptakan mekanisme penilaian kinerja yang cenderung obyektif, aman, berkeadilan, dan menjunjung azas kebersamaan. "Melalui sistem ini, semua orang bisa menilai satu sama lain. Jadi, ini bukan lagi sekedar penilaian konvensional, yang bersumber dari atasan kepada bawahan saja. Seorang Kaur, kini diberi kesempatan untuk menilai rekan sesama Kaur, Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah. Saat ini, seorang staf bisa langsung menilai atasannya, tanpa harus takut atau was-was! Keamanan dan kerahasiaan penilaian, akan dijaga oleh sistem. Karenanya, ia bisa tetap merasa aman dan nyaman dalam menilai, agar senantiasa dapat memberi penilaian yang obyektif. Kapan dan di mana saja, ia berada!" papar Yuniawan Heru Santoso.

Secara terpisah, Ketua Pengurus berpesan, bahwa sebenarnya sistem ini bukan-lah sebuah aplikasi penilaian tunjangan. Ia mengingatkan, bahwa ini merupakan sistem penilaian kinerja. Menurutnya, output dari penilaian itu adalah perolehan point kinerja. Sehingga dengan demikian, pimpinan Sekolah bisa mempergunakan report-nya, untuk mencari strategi terbaik, guna meningkatkan capaian kinerja dari masing-masing bidang. Adapun tunjangan kinerja, hanyalah sebuah konsekuensi logis, atas capaian kinerja yang telah diraih.

"Secara makro, perlu kami sampaikan, bahwa telah ada peningkatan reward dari periode sebelumnya. Peringkat take home pay pun, juga sudah sesuai dengan struktur. Ini akan terus kami pantau, dan kami yakin, Insya Alloh ini sudah berada on the right track!", ujar Ketua Pengurus. Oleh karena itu, pihak Yayasan mengaku optimis terhadap masa depan pemberlakuan sistem penilaian kinerja online ini.

"Kami yakin, SMP Taruna Jaya I Surabaya adalah sekolah pertama yang telah memberlakukan pendekatan penilaian kinerja yang seperti ini. Semoga ke depan, ini bisa berjalan dengan lebih baik lagi. Kami berharap akan ada masukan yang dapat menguatkan, agar dapat terus membawa manfaat," demikian pungkas Yuniawan Heru.   (*)

Humas SMP Taruna Jaya I, 17-09-2013

  1. Sambang Kampung membuat batik sibori
  2. SMP Taruna Jaya I Sekolah Prestasi
  3. Pendidikan era 4.0
  4. Ingin Optimalkan Alat Peraga, SMP Taruna Jaya Kunjungi PT Wardhana
  5. QUANTUM KELAS
  6. SMP Taruna Jaya Gelar Workshop Pembuatan Soal Ujian Online
  7. SMP Taruna Jaya Nyatakan Siap Songsong Tahun 2019
  8. Perkuat Visi Sekolah, Kepala Sekolah Ajak Galang Kebersamaan
  9. Kepala Sekolah, Sampaikan Sasaran Mutu 2019
  10. USBN SMP Taruna Jaya I
  1. Goodbye, Sekolah (Swasta) Murah!
  2. Kenali dan Selamatkan Siswa dari Narkoba
  3. Surono Danu dan Kelahiran Buah Pikiran
  4. Prestasi dan Budaya Organisasi Sekolah
  5. Sekolah yang Ramah dan Bersahabat
  6. Work Party di Kebun Sekolah
  7. Bosan Menjadi Guru?
  8. Environmental Education Berkemerdekaan
  9. Mengapa Memilih Sekolah Swasta?
  10. Guru Terbaik dengan Hasil Karya Yang Bermanfaat
  1. Lowongan untuk tenaga pegawai dan guru baru
  2. Lowongan Tenaga Administrasi
  3. Lowongan untuk tenaga staf admin dan pegawai koperasi
  4. Lowongan untuk tenaga guru baru
  5. pengumuman guru olah raga